
Halmaherah selatan//patroli86.com// – Sebuah Spitbot milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD) Kabupaten Halmahera Selatan yang dibeli dengan anggaran fantastis kini terbengkalai dan terlihat kusam. Spitbot yang seharusnya menjadi armada penunjang pendidikan maritim atau mobilitas tenaga pendidikan, kini justru menjadi “monumen bisu” yang diparkir begitu saja di daratan tanpa perawatan,Selasa/3/Juni/2025
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi fisik Spitbot tersebut sangat memprihatinkan. Lambung kapal penuh dengan bercak kotor, cat mulai memudar, dan badan kapal tampak berlumut. Logo DIKBUD masih terlihat jelas, tetapi tertutup noda dan debu akibat lama tidak digunakan.
Menurut informasi yang beredar, kapal tersebut dibeli dengan dana yang mencapai ratusan juta rupiah dari anggaran pendidikan daerah. Namun, hingga saat ini belum ada pemanfaatan signifikan, dan tidak diketahui alasan pasti mengapa kapal itu tidak lagi dioperasikan.
Seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi menyayangkan kondisi ini. “Sayang sekali, kalau hanya ditaruh begitu saja. Padahal harganya mahal, dan bisa digunakan untuk menjangkau sekolah-sekolah di pulau,” ujarnya.
Kondisi ini menambah daftar panjang pengadaan aset pemerintah daerah yang berakhir sia-sia karena kurangnya perencanaan matang dan minimnya pengawasan pasca-pembelian.
Hingga kini, pihak DIKBUD Halsel belum memberikan keterangan resmi terkait status dan rencana pemanfaatan Spitbot tersebut.
Sementara pihak aset pun ketika di konfirmasi belum memberikan tanggapan terkait keberadaan aset daerah yang tidak terurus hingga berita ini di terbitkan.
(Sulfi/patroli86.com)








