
Gianyar,, patroli86.com,, 23 Juni 2025, Ida Pandita Dwi Dhaksa Natha Gria Wana Giri Kusuma Tumpek uduh berkaitan dengan Tumpek landep menurut penjelasan Ida Pandita Mpu artinya mengasah jiwa supaya betul betul tajam untuk memerangi musuh yang di sebut perang beratha yudha yang dalam artinya filsafatnya adalah perang adharma melawan adharma yang artinya memerangi kejahatan dengan kebenaran, selanjutanya Ida Pandita juga menjelaskan tentang Tumpek uduh yang artinya adalah sarwa melentik diberitahu dengan upacara dengan upacara nguduh supaya untuk mempersiapkan perang berata yudha,
Setelah persiapan mateng datanglah perang beratha yudha di wuku Dungulan, perang berata yudha juga disebut perang Dharma melawan adharma , maka dari itu banyak orang yang mengatakan kalau penampahan Galungan nemu purnama atau Tilem tidak boleh memotong babi kata orang.
Ida Pandita Mpu Mengatakan Itu Keliru, sebenarnya kata Ida pandita mpu kalau penampahan Galungan nemu purnama atau tilem menambah upakara bakaran,maka dari itu penampahan Galungan itu adalah penghormatan kehadapan Ida Betari Durga,sedangkan Galungan adalah penghormatan kehadapan ida Hyang Ciwa Giri, ciri penghormatan kepada Ida Hyang Giri adalah penjor ,apa itu penjor,penjor dalam hari raya galungan adalah simbol gunung, Kenapa Gunung karena gunung memeberikan anugrah kemakmuran pada umatnya, dari mana datangnya kemakmuran itu dari muncuk Gunung ata pucak Gunung tutup Ida Pandita .
Team








