
Donggala – Sulteng,, patroli86.com,,
Dengan ada nya Program Koperasi Desa Merah Putih dari Bapak Presiden RI H. Prabowo Subianto, yang bertujuan utama Koperasi Desa Merah Putih di desa adalah untuk meningkatkan Kesejahteraan masyarakat desa, memperkuat ekonomi desa, dan menciptakan lapangan kerja melalui kegiatan usaha bersama yang di kelola oleh dan untuk Masyarakat desa, demikian dikatakan Kades Karya Mukti Daud, S.Pd, Kepada Awak Media ini di ruang Kantor Desa Karya Mukti, Kamis, 26 Juni 2025.
Dengan adanya Koperasi Merah Putih tentu akan membawa warna dan bisa meningkatkan perekonomian bagi Warga Masyarakat Desa Karya Mukti, dan semoga pengurus Kopersi Desa Merah Putih dapat di percaya dan jujur.
Disamping itu Kopersi Desa Merah putih mudah – mudahan bisa mensejahterakan Masyarakat, sementara kepungurusan Akta Notaris.
Adapun Ketua Kopdes Merah Putih Desa Karya Mukti Ketua : Pak Mulyadi, Wakil Ketua Bidang Usaha Puja Astawa, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan Miftah Janah,S.P, Sekretaris Niputu, S.P, Bendahara Linggar larasyati, SE, Sedangkan Pak Kades Karya Mukti Ketua Penasehat Daud, S.Pd, tegas Kades Karya Mukti Daud, S.Pd.
Kedepa nya Koperasi Desa Merah Putih harus lebih meningkat lagi dan membawa kesejahteraan.
Selain dari pada itu, Kata Kades Karya Mukti, dalam mengikuti Pertemuan di Gedung Bumi Kaktus ( GBK) Palu Kamis lalu, Bersama 1842 Kepala Desa Se Sulawesi Tengah, dari kementerian Desa. Itulah yang dibahas dalam pembentukan Kopersi Desa Merah Putih, dan untuk Sulawesi Tengah sudah terbentuk semua Kopdes Merah Putih.
Jadi untuk Koperasi Desa Merah Putih mendapatkan modal usaha melalui pinjaman dari Bank – Bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank milik Negara ( Himbara) .
Program ini bertujuan untuk mendorong Perekonomian desa dan pemberdayaan masyarakat desa, dengan plafon pinjaman hingga 3 sampai 5 milyar per Koperasi kata Kementerian Desa.
Kemudian Bapak Gubernur Sulteng Dr. H.Anwar Hafid, M.Si, di Gedung Kaktus Palu, menyampaikan, dengan visi ” Sulteng Nambaso ” yang mengacu pada cita – cita mewujudkan Provinsi Sulawesi Tengah yang lebih besar dan maju dalam berbagai aspek. Secara sederhana ” Nambaso ” dapat di artikan sebagai Besar yakni diantaranya Berani Cerdas, Berani Sehat, termasuk Beasiswa dengan, Kesehatan, dan dengan tegas Gubernur menekankan, tidak ada lagi pungutan – pungutan pesan Pak Gub, ujar Kades Karya Mukti. Daud, S.Pd.
Selain itu juga Koperasi dan Makan Bergizi, apa lagi di Provinsi Sulawesi Tengah makan bergizi belum berjalan.
Kalau untuk desa Karya Mukti makan bergizi sudah siap, bahkan kemarin lalu sudah ada tempat dapur umum bergizi sudah siap, Namaun sampai saat ini belum ada realisasinya kata Kades Karya Mukti Daud, S.Pd.
Di tempat berbeda dan hari yang sama, kades karya Mukti memberi bantuan Sembako ketahanan pangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala untuk warga masyarakat yang membutuhkan sebanyak 40 orang, ini merupakan bantuan dari ketahanan pangan itu sembako berupa Gula, beras, Minyak dan susu, jadi ini untuk 40 orang untuk desa Karya Mukti dan ini untuk keseluruhan Kecamatan Dampelas berjumlah 450 KK yang mendapatkan bantuan itu adalah program Bupati Donggala Vera Elena Laruni SE dan Wakil Bupati Taufik M. Burhan, S Pd. M.Si, melalui Ketahanan Pangan untuk masyarakat yang tidak mampu, ujar Kades Karya Mukti Daud, S.Pd.
Kades Karya Mukti berharap, itu dapat meningkatkan kesejahteraan dari pada masyarakat itu sendiri harap Kades Karya Mukti Daud, S.Pd. ( HARD )









