
Halmahera Selatan // patroli86.com// – Upaya dialog yang dilakukan Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Halmahera Selatan, Kompol ASIS SH.MSI,pada Selasa (2/9/2025), tidak sepenuhnya berhasil meredam panasnya situasi aksi massa di jalan poros Kantor Bupati
Dalam momen itu, Wakapolres memilih naik ke atas truk yang dijadikan panggung orasi untuk menyampaikan imbauan langsung kepada peserta aksi. Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak pernah melarang masyarakat menyampaikan aspirasi sepanjang dilakukan secara tertib dan sesuai aturan hukum.
Namun, massa aksi menolak ajakan untuk bertemu anggota DPRD di jalan. Mereka bersikeras agar pertemuan dilakukan di Kantor DPRD Halmahera Selatan. Sikap itu memicu ketegangan baru, sementara arus lalu lintas di jalan poros menuju Kantor Bupati sempat lumpuh akibat konsentrasi massa.
Situasi kemudian lepas kendali. Lemparan batu terjadi, menyebabkan dua orang peserta aksi terluka dan empat anggota dalmas ikut menjadi korban. Aparat akhirnya mengambil langkah tegas dengan memukul mundur massa guna mencegah bentrokan lebih besar.
Bagi massa aksi, peristiwa ini mencerminkan kekecewaan mereka terhadap sikap DPRD Halsel yang dinilai mengabaikan aspirasi. Di sisi lain, aparat berada pada posisi dilematis: menjaga ketertiban sekaligus menjadi sasaran kemarahan.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di sekitar Kantor Bupati sudah berangsur normal. Meski begitu, aparat masih tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan aksi lanjutan. Publik kini menunggu apakah DPRD Halsel berani membuka pintu dialog secara langsung di kantor DPRD, atau membiarkan jurang ketidakpercayaan terhadap lembaga wakil rakyat semakin melebar. Massa sendiri menegaskan akan melanjutkan aksi hingga aspirasi mereka benar-benar didengar.
(Tim Redaksi)








