
Cikarang, Bekasi – patroli86.com – Pasar Tumpah SGC di Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, kembali menjadi sorotan karena kondisi semrawut yang terjadi pada Sabtu, 20 September 2025.
Pedagang Pasar Tumpah SGC, petugas pasar, koordinator pasar, aparatur pemerintah, aparat wilayah hukum, dan warga Cikarang.
Kondisi Pasar Tumpah SGC kembali semrawut dengan meja pedagang yang memakan badan jalan, dugaan pungutan liar, dan tidak adanya petugas yang mengatur, Ujar sumber
Karena kurangnya pengawasan dari koordinator pasar dan petugas, serta dugaan adanya pungutan liar yang tidak jelas.
Meja pedagang semakin maju ke depan hingga memakan badan jalan, petugas pasar tidak terlihat di pagi hari, dan adanya keluhan dari pedagang mengenai pungutan liar yang tidak transparan.
Kondisi ini sangat kontras dengan keadaan sebelumnya yang sempat tertib berkat adanya aturan jam malam (pukul 22.00-06.00). Warga mempertanyakan keberadaan petugas dan mandor pasar yang seharusnya mengatur pedagang agar tidak terjadi kemacetan.
Seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Banyak sekali pungutan yang tidak jelas dengan alasan kebersihan. Koordinator pasar harusnya bisa mengatasi dan mengawasi anggotanya! Berapa iuran kutipan lampu? Berapa kutipan sampah? Berapa biaya ‘dolak’ (meja)? Ini banyak yang mengutip tapi belum tahu kejelasannya!”
Masyarakat mendesak aparatur pemerintah untuk segera mengkoreksi ulang aliran listrik yang tersambung ke pedagang dan meminta aparat wilayah hukum untuk memantau potensi pelanggaran hukum di Pasar Tumpah SGC.
(Red/Team)







