
Donggala – Sulteng,, patroli86.com,,
Kalau saya no Komentar karena hasilnya sudah ada, harapan saya, 2026 tetap seperti sekarang menimal zero, jadi saya punya Terget sekarang pencapaian 3,0%.
Karena pernyataan Camat mengenai stunting harus bersifat resmi, berkoordinasi, dan menekankan pada kolaborasi lintas sektor serta peran aktif masyarakat di tingkat kecamatan untuk mencapai target penurunan stunting, Pada Rapat Evaluasi Hasil Konvergensi Pelaksanaan Pencegahan dan penurunan Stunting Tahun 2025 serta perencanaan Konvergensi Tahun 2026 di Gedung Kasiromu kantor Bupati Donggala, (Senin, 8/12/2025), Demikian dikatakan
Kapus Punggava Tompe Serenja Adwan, SKM, Kepada Awak Media Ini, di Ruang Kantor Puskesmas Punggava Tompe Serenja, Jum’at, 12 Desember 2025.
Dikatakan Kapus Punggava Tompe Serenja Adwan, SKM, contoh Komentar atau pernyataan resmi Camat mengenai Stunting yakni Stunting bukan sekedar masalah kesehatan tapi juga Maslah pembangunan manusia yang fundamental.
Di tingkat kecamatan, kami memegang peran kunci dalam mengorganisasikan tim percepatan penurunan stunting ( TPPS) dan memastikan intervensi spesifik berjalan optimal hingga ke Desa / kelurahan, ujar Kapus Punggava Tompe Serenja Adwan, SKM.
Kami menekan kan pentingnya kolaborasi antara Puskesmas, perangkat Desa, Kader Posyandu, dan mulai dari edukasi calon pengantin, pemberian ataupun Gizi yang cukup untuk ibu hamil dan balita, hingga peningkatan akses Sanitasi dan air bersih adalah tanggung jawab kita bersama, ujar Kapus Punggava Tompe Serenja Adwan, SKM.
Target kami jelas mewujudkan generasi emas di Wilayah Kabupaten Donggala khususnya nya di Kecamatan Sirenja, yang tumbuh sehat dan cerdas, bebas dari stunting.
Olehnya itu, saya mengajak seluruh warga untuk berperan aktif, memanfaatkan fasilitas Kesehatan yang ada, bersama – sama mengawal tumbuh kembang nya anak – anak kita.
Saya berharap percepatan pengembangan dan penurunan stunting hanya bisa berhasil jika kita bergerak bersama , harap Kapus Punggava Tompe Serenja Adwan SKM. ( HARD )







