
Ketapang — Kalbar,, patroli 86.com ,, Di tengah berbagai tantangan, kepemimpinan di Kabupaten Ketapang justru dinilai semakin solid.
Sejumlah tokoh masyarakat menilai duet Bupati dan Wakil Bupati tetap kompak dan mampu menjaga arah pembangunan tetap melaju.
Ketua MUI Ketapang, Ustadz Faisal Maksum, mengungkapkan bahwa dampak pembangunan mulai dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pada sektor infrastruktur.
Perbaikan Jalan Pelang menjadi salah satu contoh nyata.
“Sekarang jauh lebih lancar. Aktivitas masyarakat terbantu dan ekonomi ikut bergerak,” ujarnya.
Ia menegaskan, kunci utama keberlanjutan pembangunan adalah menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
“Kalau kondisi terganggu, pembangunan pasti ikut tersendat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Ketapang, Heronimus Tanam, menilai kekompakan pimpinan daerah bukan sekadar isu, tetapi terlihat dari jalannya program pemerintah yang tetap berjalan.
Ia juga menepis anggapan yang menyebut peran Wakil Bupati kurang terlihat. Menurutnya, pembagian tugas sudah jelas dan berjalan sesuai aturan.
“Ini bukan soal siapa lebih menonjol, tapi bagaimana keduanya saling melengkapi. Itu yang kita lihat sekarang,” katanya.
Menurutnya, latar belakang berbeda antara Bupati dan Wakil Bupati justru menjadi kekuatan dalam menjalankan roda pemerintahan.
Meski kepemimpinan belum genap lama, sejumlah gebrakan dinilai mulai tampak, termasuk upaya menggandeng berbagai pihak dalam mendorong pembangunan daerah.
Tokoh masyarakat Abdulbad A. Rani juga menilai pembangunan di Ketapang tetap berada di jalur yang tepat, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
“Secara umum tetap berjalan sesuai arah. Koordinasi baik, program tetap jalan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kekompakan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menentukan prioritas pembangunan, khususnya infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
“Semua harus satu komando. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga peluang usaha dan lapangan kerja.
“Harapan masyarakat sederhana, ada akses yang baik dan kesempatan ekonomi,” katanya.
Ia juga menyoroti peran penting media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik.
Para tokoh masyarakat berharap kekompakan pimpinan daerah ini terus terjaga, sehingga pembangunan di Ketapang tidak hanya berjalan, tetapi semakin cepat dan merata dirasakan masyarakat.
“Kalau tetap solid seperti ini, pembangunan pasti terus ngebut,” tutupnya.(SKD)(Thomas dp)








