
๐ฒ๐๐๐๐๐ ๐ฏ๐๐๐ – ๐ฒ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ฉ๐๐๐๐,, patroli 86.com ,,
Sejumlah anggota Satria Borneo Raya (Saber) Kalimantan Barat mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu
untuk mengawal perkara Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Pemawan Kecamatan Boyan Tanjung Kabupaten Kapuas Hulu pada, Rabu (15/4/2026.virslnya pada tanggal 17/4/2026
Di mana dalam perkara tersebut empat orang sudah ditetapkan tersangka yakni Iskandar, Riki Haryanto, Antonius Dedi
dan Klaudius Petrus Darwin. Ketua Umum Saber Kalbar Agustinus menyampaikan, kedatangan mereka ke Kejari Kapuas Hulu
tersebut mengawal kasus PETI yang diduga melanggar Undang-Undang Minerba.ujurnya kepada publik pada tanggal 17/4/2026
“Kita datang ke Kantor Kejari Kapuas Hulu itu ingin memastikan keadilan ditegakkan seadil-adilnya dalam perkara ini,” katanya.
Agustinus mengatakan, pihaknya tetap menghormati proses hukum yang sudah berjalan, namun pihaknya mengharapkan proses hukum ditegakan oleh Aparat Penegakan Hukum
(APH) baik Kejaksaan maupun Pengadilan.
“Tadi juga pertemuan kita dengan kejaksaan yang didampingi Waka Polres Kapuas Hulu.
Mereka menyambut baik apa yang kita sampaikan tadi. Jadi mereka siap membantu kita untuk memberikan keadilan itu,” ujar Agustinus.kepada publik
Agustinus mengatakan, dalam perkara PETI Desa Mawan Kecamatan Boyan Tanjung ini pihaknya melihat ada ketidakadilan yang dilakukan oleh oknum kepolisian
saat melakukan penangkapan terhadap para tersangka.ujyrnya
“Kami ingin mengoreksi ketidakadilan yang dilakukan oleh oknum kepolisian ini. Kedepannya
penegakkan hukum itu dilakukan seadil-adilnya dan sebaik- baiknya. Jangan mereka melakukan kriminalisasi terhadap sekelompok orang,
lalu menyalahi aturan,” jelasnya.
Lanjut Agustinus, penyalahan aturan dan kriminalisasi yang dimaksud dirinya adalah ketika dalam perkara
yang mereka kawal ini, saat ada penangkapan bukan hanya ara tersangka saja yang melakukan kegiatan PETI
dilokasi tersebut. Karena ada juga orang-orang lain yang bekerja ilegal di lokasi yang sama
yakni lokasi perkebunan sawit PT CAE namun tidak ditangkap.apa bedanya tuturnya
“Apa yang dilakukan oleh oknum polisi ini tentunya mengorbankan masyarakat, namun korporasi besar itu yang diuntungkan.
Dalam perkara ini, kita lihat ada pilih kasih dalam penegakan hukum,”
ungkapnya,(Thomas dp)





