
Halmahera Selatan // Patroli86.com — Kepala Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Arifin Saroa, menegaskan bahwa perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Pulau Obi menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera diprioritaskan oleh pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Arifin saat ditemui awak media di Kota Labuha, Sabtu (2/5/2026). Ia menilai, kondisi sejumlah ruas jalan di Pulau Obi saat ini masih memerlukan perhatian serius karena sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat sehari-hari.
Adapun ruas jalan yang menjadi fokus utama, kata Arifin, meliputi jalur Obi Induk–Leiwui–Kawasi, kemudian jalur Kawasi–Soligi hingga wilayah selatan Wayaloar. Selain itu, pembukaan badan jalan baru dari wilayah Ekofilet menuju akses jalan raya Rijang hingga Jikodolong juga telah ditetapkan sebagai prioritas pembangunan oleh Pemerintah Desa Kawasi.
Menurutnya, keberadaan akses jalan yang layak dan memadai akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian serta perkebunan.
“Jalan ini sangat vital bagi masyarakat. Jika aksesnya baik, maka distribusi hasil kebun, kebutuhan pokok, hingga aktivitas ekonomi lainnya akan jauh lebih lancar,” ujar Arifin.
Ia menjelaskan, selama ini masyarakat di beberapa wilayah masih menghadapi kendala akses, terutama saat kondisi cuaca buruk yang menyebabkan jalan menjadi sulit dilalui. Hal tersebut tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi, tetapi juga berdampak pada pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
Lebih lanjut, Arifin mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, yakni Harita Group, guna mendorong dukungan terhadap pembangunan infrastruktur jalan.
Dari hasil komunikasi tersebut, kata dia, pihak perusahaan memberikan respons positif dan membuka ruang kerja sama dalam mendukung peningkatan akses jalan di Pulau Obi.
“Kami sudah berkoordinasi dan mendapat respons yang baik. Harapannya, kolaborasi antara pemerintah dan pihak perusahaan ini bisa segera diwujudkan dalam bentuk pekerjaan fisik di lapangan,” jelasnya.
Arifin menargetkan, proses pembangunan maupun peningkatan jalan sudah mulai direalisasikan pada periode Mei hingga Juni 2026. Dengan demikian, pada tahun 2027 akses jalan tersebut diharapkan sudah dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat.
“Kami optimistis jika semua pihak mendukung, maka target ini bisa tercapai. Yang terpenting sekarang adalah komitmen bersama untuk segera memulai,” tegasnya.
Ia juga secara terbuka meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, hingga DPRD agar pembangunan infrastruktur jalan di Pulau Obi menjadi program prioritas yang didukung anggaran dan kebijakan yang memadai.
Menurutnya, pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka keterisolasian wilayah, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kalau akses jalan sudah baik, maka dampaknya akan luas-mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga konektivitas antarwilayah. Ini yang sedang kami perjuangkan untuk masyarakat Kawasi dan Pulau Obi secara umum,” pungkasnya.
(Tim Red)







