
Mangupura – patroli 86.com ,, Keberadaan transportasi online maupun ojek tradisional memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan di wilayah Kabupaten Badung. Di tengah tingginya aktivitas pariwisata, hubungan harmonis antara pengemudi ojek online (ojol) dan ojek tradisional dinilai menjadi salah satu kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif, khususnya di kawasan wisata. Untuk memperkuat sinergitas tersebut, Satlantas Polres Badung menggelar kegiatan “Polantas Menyapa” melalui ngopi bareng bersama komunitas transportasi di Banjar Taman, Desa Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (23/5).
Kegiatan yang dipimpin Kasat Lantas Polres Badung AKP Ni Luh Tiviasih, S.H., M.H. itu dihadiri personel Satlantas Polres Badung, jajaran Unit Lantas Polsek Kuta Utara, serta sekitar 50 pengemudi ojek online dan ojek tradisional. Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, para peserta diajak berdialog sekaligus mendapatkan edukasi terkait pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan antar sesama pengemudi transportasi di wilayah Badung.
AKP Ni Luh Tiviasih mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempererat komunikasi dan membangun solidaritas antara pengemudi transportasi online maupun tradisional agar tetap menjaga situasi wilayah yang aman dan nyaman. Menurutnya, selama ini hubungan antara ojol dan ojek tradisional di wilayah Badung telah berjalan baik tanpa adanya konflik yang menonjol.
“Kami ingin komunikasi yang sudah terjalin baik ini terus dijaga. Transportasi online dan tradisional memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan masyarakat serta wisatawan yang datang ke Bali, khususnya Kabupaten Badung,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, pihak Satlantas juga mengimbau seluruh pengemudi agar selalu mengedepankan sikap saling menghormati, menjaga etika saat bekerja, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Selain itu, para pengemudi diajak turut menjaga citra positif pariwisata Bali dengan menciptakan suasana yang aman, tertib, dan ramah bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab dan penyampaian aspirasi dari komunitas pengemudi.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Badung berharap hubungan harmonis antara pengemudi ojol dan ojek tradisional semakin kuat sehingga mampu bersama-sama menjaga stabilitas keamanan wilayah. Sinergi yang baik antara aparat kepolisian dan komunitas transportasi diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus menunjang sektor pariwisata di Kabupaten Badung agar tetap aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat maupun wisatawan. (hms)





