
Mangupura – patroli 86.com ,, Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat. Di Kabupaten Badung, peran Pecalang sebagai pengemban keamanan berbasis adat menjadi mitra strategis dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, terutama saat pelaksanaan kegiatan adat, keagamaan, maupun aktivitas masyarakat sehari-hari.
Sebagai wujud penguatan kemitraan tersebut, Sat Lantas Polres Badung melalui program Polantas Menyapa melaksanakan kegiatan tatap muka dan edukasi kepada Pecalang Desa Adat Balangan-Kuwuum, Kecamatan Mengwi, Kamis (25/6). Kegiatan yang dipimpin Kasat Lantas Polres Badung, AKP Ni Luh Tiviasih, S.H., M.H., ini dihadiri Jero Bendesa Adat, Kelian Adat, Bhabinkamtibmas, serta anggota Pecalang.
Selain memberikan sosialisasi mengenai tertib berlalu lintas sesuai ketentuan perundang-undangan, personel juga memberikan pemahaman tentang teknik pengaturan arus lalu lintas serta menyerahkan sarana kontak berupa rompi lalu lintas, senter, tali pluit, pluit, dan brosur keselamatan berlalu lintas.
Kasat Lantas Polres Badung, AKP Ni Luh Tiviasih, S.H., M.H., mengatakan bahwa kolaborasi dengan Pecalang merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus menciptakan budaya tertib berlalu lintas berbasis kearifan lokal.
“Pecalang memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam pengamanan kegiatan adat di desa. Melalui sinergi ini, kami berharap mereka dapat membantu menjaga kelancaran lalu lintas, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta ikut mengantisipasi pelanggaran seperti penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis maupun aksi balap liar,” ujarnya.
AKP Ni Luh Tiviasih juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para generasi muda, agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai ketentuan, serta menghindari aksi balap liar yang membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin antara Polri, Pecalang, dan masyarakat adat dapat terus diperkuat sehingga tercipta situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Badung. (hms)






