
Masyarakat Keluhkan Waktu Habis 3-4 Jam Hanya Untuk Isi 2-3 Liter
Ketapang – patroli 86.com ,, 17 Juli 2026*
Masyarakat Kabupaten Ketapang Kalbar mengeluhkan panjangnya antrian untuk mendapatkan bahan bakar minyak jenis *Pertalite* di setiap *SPBU* wilayah Kota Ketapang.
Berdasarkan pantauan di lapangan tanggal *17 Juli 2026*, warga mengaku harus mengantri berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM subsidi 2 sampai 3 liter.
Setiap hari seperti ini pak. Kami antri 3 sampai 4 jam cuma untuk isi 2-3 liter, ujung-ujungnya malah habis. Waktu dan tenaga habis di jalan,”_ ujar salah satu warga yang ikut antrian kepada awak media.
Warga berharap *Bupati Ketapang, DPRD, dan pihak penegak hukum* tidak hanya mendengar informasi dari laporan, tetapi *langsung turun ke lapangan* untuk melihat langsung keluhan masyarakat kecil yang hidupnya pas-pasan.
Kami banyak bertanya, kenapa dari media tidak pernah menyorot antrian yang setiap hari ini. Padahal di media sosial setiap hari rame beritanya, tapi pemerintah seperti tidak pernah dengar keluhan kami yang tidak mampu ini,”_ tegasnya di hadapan publik.
Masyarakat meminta agar distribusi Pertalite dievaluasi dan diawasi lebih ketat agar tepat sasaran, serta menambah kuota atau jam operasional SPBU untuk mengurangi antrian panjang.
Catatan Redaksi Media Patroli http://86.com:*
BBM subsidi adalah hak rakyat kecil. Distribusinya harus adil, transparan, dan tepat sasaran.
Media Patroli 86 mendukung penuh agar pemerintah daerah dan aparat terkait segera turun langsung ke lapangan dan mencarikan solusi agar masyarakat tidak terus dirugikan oleh antrian panjang setiap hari.
Lokasi:* SPBU Kota Ketapang, Kalimantan Barat
Waktu:* 17 Juli 2026
Sumber:* Keterangan Warga & Pantauan Patroli 86
Dokumentasi:* Patroli 86
KAPERWIL PATROLI 86 KALIMANTAN BARAT*
*Beserta Jajaran http://Patroli86.com Kabupaten Ketapang) Thomas dp kaperwil patroli 86 com Kalbar)








