
Laporan Khusus | Cirebon, Jawa Barat
CIREBON — Video berdurasi 11 menit 37 detik itu meledak di media sosial sejak Senin malam. Isinya bikin bulu kuduk berdiri: dua orang berhelm dan bermasker mengendarai motor, berhenti di beberapa titik di wilayah Cirebon, lalu menghamburkan tumpukan uang tunai ke jalan. Narasi yang menyertai video menyebut totalnya Rp850 juta hasil rampokan BRILINK.
Warganet langsung menjulukinya “Robin Hood Cirebon”.
Detik-detik “Saweran” di Siang Bolong
Dalam rekaman CCTV dan video warga yang kini viral, terlihat seorang pengendara motor dan pembonceng melintas di jalanan desa. Pembonceng membuka tas dan melemparkan bundel uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu ke aspal, selokan, bahkan depan warung dan toko kelontong.
Lokasi kejadian diduga di salah satu kecamatan pinggiran Cirebon. Di frame lain tampak papan nama toko dengan tulisan “BRILINK” — agen layanan keuangan milik BRI yang kerap jadi sasaran perampokan karena menyimpan kas tunai.
Teks besar di video menulis:
“VIRAL UANG RAMPOKAN BRILINK RP850 JUTA DIHAMBURKAN PENCURI”
Dalam hitungan menit, jalanan yang tadinya sepi berubah jadi lautan manusia. Ibu-ibu, bapak ojek, anak sekolah berhamburan memungut uang. Ada yang tertawa, ada yang menangis, ada yang langsung lari ke masjid untuk bersedekah.
Motif “Robin Hood” atau Pengalihan?
Belum ada pernyataan resmi dari Polres Cirebon Kota maupun BRI terkait kebenaran nominal Rp850 juta tersebut. Namun video ini memicu dua kubu perdebatan:
1. Kubu Pro “Robin Hood”
“Ini keadilan sosial. Uang bank, dibalikin ke rakyat,” tulis akun @cirebonupdate di Threads. Banyak warga berkomentar mereka pakai uang itu untuk bayar kontrakan, modal dagang, dan biaya sekolah.
2. Kubu Skeptis
Polisi mengingatkan: menerima uang hasil kejahatan tetap melanggar hukum. “Himbauan untuk warga yang menemukan agar segera diserahkan ke kantor polisi terdekat untuk proses lebih lanjut,” kata seorang sumber internal kepolisian yang belum mau disebut nama.
Pakar kriminologi menyebut aksi seperti ini bisa jadi strategi pelaku untuk mengalihkan perhatian aparat saat melarikan diri, atau untuk menciptakan kekacauan dan simpati publik.
Jejsak BRILINK dan Maraknya Perampokan Agen
BRILINK adalah agen Laku Pandai BRI yang tersebar sampai ke pelosok. Karena transaksinya tunai, gerainya sering jadi target. Data internal perbankan 2025 mencatat ada 47 kasus pembobolan agen BRILINK se-Jawa Barat.
Jika benar totalnya Rp850 juta, maka ini termasuk salah satu “saweran” terbesar yang terekam kamera warga di Indonesia.
Nasib Uang Itu Sekarang?
Hingga Selasa siang, beberapa warga mengaku sudah menyerahkan sebagian uang ke RT dan kelurahan. Sebagian lagi mengaku “sudah terlanjur dipakai”. Polsek kaliwedi, Polsek Sukagumiwang serta Polresta cirebon dilaporkan sedang menelusuri plat nomor motor di video pertama dan meminta untuk mengembalikan uang kepolsek terdekat — terlihat motor sport warna hitam dengan dua orang berjaket abu-abu.
Kapolres Cirebon Kota belum bisa dikonfirmasi saat berita ini ditulis.
Catatan Redaksi
Berita ini disusun berdasarkan video viral dan narasi yang beredar di media sosial per Kamis (18/6/2026). Informasi nominal Rp850 juta dan keterkaitan dengan BRILINK belum dikonfirmasi oleh pihak berwenang. Kami mengimbau pembaca untuk tidak ikut menyebarkan atau menggunakan uang yang diduga hasil kejahatan sebelum ada kejelasan hukum.
Di satu sisi kisah ini terasa seperti film: penjahat melempar uang ke rakyat. Di sisi lain, hukum tetap hukum. Dan di Cirebon hari ini.
TIM REDAKSI INVESTIGASI SIDOARJO
BILLY PRATAMA RAHARJO (082245051934)







