
SIDOARJO/JAWATIMUR, 17 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Jawa Timur kembali menggelorakan semangat kemerdekaan melalui berbagai kegiatan resmi, budaya, dan lomba rakyat yang berlangsung sepanjang bulan Agustus 2026.
Tema tahun ini mengangkat pesan “Meneruskan Estafet Kepemimpinan”, selaras dengan potret 8 Presiden RI dari Ir. Soekarno hingga Presiden Prabowo Subianto yang menjadi pengingat perjalanan bangsa dalam menjaga persatuan dan kedaulatan.
1. Upacara Resmi Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota
Upacara pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih akan digelar serentak pada Minggu, 17 Agustus 2026 di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Tahun ini, Pemprov Jatim menekankan peran Paskibraka tidak hanya sebagai pengibar bendera, tetapi juga sebagai Duta Pancasila yang menjadi perekat kebinekaan di masyarakat.
Seleksi dan tes parade Calon Paskibraka 2026 telah dilakukan di berbagai daerah, termasuk Bojonegoro, untuk memastikan kesiapan fisik, mental, dan wawasan kebangsaan para peserta.
2. Rangkaian Lomba dan Karnaval Khas Agustusan di Jawa Timur
Berbagai lomba tradisional dan kreatif digelar untuk mempererat silaturahmi dan sportivitas:
Di Tingkat Komunitas & Partai Politik
– DPC PDI Perjuangan Bojonegoro menggelar lomba khas Agustusan di halaman kantor Jalan Panglima Polim No 54. Lomba meliputi lari kelereng, memasukkan paku ke dalam botol, dan lainnya yang diikuti seluruh fungsionaris DPC, PAC, Sicita, dan Satgas Cakrabuana. Pemenang mendapat hadiah uang tunai sebagai bentuk apresiasi.
Di Kalangan Insan Pers
– Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 akan berlangsung di Surabaya. Acara ini digagas untuk menciptakan ruang interaksi santai, memperkuat solidaritas, dan jejaring antarmedia. Rangkaian juga meliputi Lomba Foto On The Spot bersama Pewarta Foto Indonesia PFI Surabaya untuk merekam semangat kemerdekaan, sportivitas, dan persaudaraan.
Lomba Rakyat Umum
Masyarakat di desa, RT/RW, dan kantor di seluruh Jawa Timur juga menggelar lomba-lomba klasik yang selalu dinanti:
– Balap Karung, Tarik Tambang, Makan Kerupuk
– Memasukkan Paku ke Botol, Tangkap Belut, Estafet Tepung
– Lomba Unik: Lomba Karet Wajah, Cabut Koin dari Pepaya, Gigit Terong di Air, Makeup Merem
– Karnaval Anak, Lomba Foto Bertema Kemerdekaan, Pameran Sejarah
3. Tradisi Budaya Khas Jawa Timur
Salah satu tradisi unik yang masih lestari adalah Tradisi Baritan dari Malang. Masyarakat duduk lesehan bersama menikmati nasi tumpeng sebagai wujud syukur. Acara diawali sambutan para tetua berisi pesan moral dan kilas balik perjuangan para pahlawan.
Makna di Balik Kemeriahan
Lomba seperti panjat pinang bukan hanya soal hadiah di puncak. Pohon pinang yang licin melambangkan rintangan, dan kerja sama tim mencerminkan semangat gotong royong. Sementara balap karung mengajarkan kegigihan dalam menghadapi keterbatasan.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan 17 Agustus 2026 sebagai momentum memperkuat persatuan, kolaborasi, dan meneruskan nilai-nilai perjuangan para pemimpin bangsa.
Untuk informasi lebih lanjut:
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur
HUT80RI








