
Halmahera Selatan//Patroli86.com// – Upaya mencegah kenakalan remaja, bullying, penyalahgunaan narkoba hingga kekerasan di kalangan pelajar terus dilakukan Kepolisian Resor Halmahera Selatan. Kali ini, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polri Halsel menyasar pelajar SMK Perkebunan Bori, Desa Bori, Kecamatan Bacan Timur, Senin (14/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Binmas yang diwakili Aipda Tri Astuti, S.H., memberikan edukasi kepada siswa dan siswi terkait berbagai persoalan yang rentan terjadi di lingkungan pergaulan remaja.
Materi yang disampaikan tidak hanya mengenai bullying, tetapi juga mencakup bentuk dan dampak perundungan, kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan narkoba, kekerasan seksual, serta penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab, termasuk memahami ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Edukasi tersebut dinilai penting karena lingkungan sekolah menjadi salah satu ruang strategis untuk membangun kesadaran pelajar sejak dini. Bullying, penyalahgunaan narkoba maupun kekerasan tidak hanya dapat mengganggu proses pendidikan, tetapi juga berpotensi meninggalkan dampak serius terhadap masa depan korban maupun pelaku.
Kegiatan dihadiri Kepala SMK Perkebunan Bori, Mary Firdausy, S.P., Gr., bersama jajaran guru. Pihak sekolah turut dilibatkan sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pembinaan terhadap siswa, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sosial mereka.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa terlihat antusias menyimak materi dan diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada pemateri.
Kehadiran personel Sat Binmas juga mendapat sambutan hangat dari keluarga besar SMK Perkebunan Bori. Para siswa dan siswi bahkan menyambut kedatangan personel dengan tarian tradisional sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang.
Kasat Binmas Polres Halmahera Selatan AKP Abdul Haris Alwan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk membangun kesadaran generasi muda agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merusak masa depan mereka.
“Kami berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang mampu menjaga diri, saling menghargai dan menggunakan media sosial secara bijak. Pencegahan harus dilakukan bersama, baik oleh kepolisian, sekolah, guru, orang tua maupun para siswa,” ujarnya.
Menurutnya, pencegahan tidak cukup dilakukan setelah terjadi persoalan. Edukasi dan pembinaan harus diberikan sejak dini agar pelajar memiliki kemampuan mengenali, menolak dan melaporkan berbagai bentuk bullying, penyalahgunaan narkoba maupun kekerasan.
Karena itu, keterlibatan sekolah dan orang tua menjadi penting. Pengawasan terhadap pergaulan anak, penggunaan media sosial serta perubahan perilaku siswa perlu dilakukan secara bersama agar potensi masalah dapat diketahui dan ditangani lebih awal.
Melalui kegiatan tersebut, Sat Binmas Polres Halsel mendorong para pelajar untuk membangun pergaulan yang sehat, menghormati sesama, berani menolak bullying dan narkoba, serta tidak menjadi bagian dari tindakan kekerasan.
Polres Halsel juga mengajak pihak sekolah, guru dan orang tua untuk terus membangun lingkungan pendidikan yang aman, sehat dan mendukung tumbuh kembang pelajar agar menjadi generasi berkarakter, berprestasi dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masa depan Kabupaten Halmahera Selatan.
(Humas Polres Halsel)






