
Surabaya, 18 September 2026 – LOKASI TKP SADIS Simpang Empat Jalan Teuku Umar – Jalan Kartini, Surabaya, Jawa Timur.
Jalan sepi, lampu temaram, hanya ada beberapa warung kopi yang masih buka.
WAKTU KEJADIAN MENCEKAM:
Rabu, 16 September 2026 – Pukul 01.16 WIB DINI HARI. Saat korban sendirian pulang kerja.
KORBAN:
SM (55) – Warga Surabaya. Karyawan swasta yang baru pulang shift malam. Naik Honda Vario sendirian.
KRONOLOGI SADIS – DIBUNTUTI DARI BELAKANG!
Ini yang bikin merinding. Korban tidak sadar sudah diincar.
Pukul 01.10 WIB – Jalan Kartini:
Menurut keterangan saksi di lokasi, SM diduga sudah dibuntuti sejak dari Jalan Kartini oleh orang tak dikenal. Korban melaju pelan, tidak curiga.
Pukul 01.16 WIB – Simpang Empat Teuku Umar – Kartini:
Tiba-tiba di persimpangan sepi itu, pelaku memepet motor korban dan langsung MENYERANG MEMBABI BUTA!
Tanpa bicara, tanpa rampas, pelaku langsung bacok!
> “Posisi korbannya tergeletak di jalan. Dia sendirian bawa motor,” kata Deny, pengelola kafe di sekitar lokasi kejadian, yang pertama kali melihat.
LUKA SADIS – LENGAN HAMPIR PUTUS:
Setelah dibacok, korban terjatuh dari motor di tengah jalan.
Lengan kanannya mengalami luka sobek parah hingga hampir putus, mengeluarkan banyak darah. Darah membanjiri aspal Jalan Teuku Umar.
Terlihat korban tergeletak dengan seorang pria di bagian lengan dan perut, dikelilingi 3 orang warga dan petugas yang berusaha menolong. Motor Honda Vario-nya tergeletak tidak jauh dari tubuhnya.
Yang paling sadis:
> Motor korban tidak digasak pelaku. Pelaku cuma bacok lalu kabur!
Ini bukan begal. Ini pembacokan murni. Ada dendam? Salah sasaran? Atau teror jalanan?
DETIK-DETIK MENEGANGKAN SETELAH PEMBACOKAN:
Pukul 01.20 WIB: Warga yang dengar teriakan langsung keluar. Mereka lihat SM masih sadar, menahan sakit, bersimbah darah.
Pukul 01.25 WIB: Ambulans dan petugas datang. Lampu rotator merah membelah kesunyian. Polisi pasang garis.
Terlihat mobil patroli datang, warga berkerumun, suasana tegang. Jalan Teuku Umar ditutup sementara.
> “Korban masih sadar saat petugas datang, lalu mendapat pertolongan awal sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara Surabaya bersama keluarganya.”
PELAKU MISTERIUS – LANGSUNG HILANG DITELAN MALAM:
> “Pelaku disebut langsung melarikan diri. Hingga kini, jumlah maupun identitas orang yang melakukan pembacokan tersebut belum diketahui.”
Polisi masih buru. Tidak ada CCTV jelas di simpang itu.
PESAN MENEGANGKAN UNTUK WARGA SURABAYA:
Pulang kerja jam 1 pagi sendirian di Jalan Kartini – Teuku Umar sekarang jadi mimpi buruk.
Jika ini bukan begal, lalu apa motifnya? Kenapa harus membuntuti dari Jalan Kartini baru dieksekusi di Teuku Umar? Kenapa lengan kanan yang diincar sampai hampir putus?
SM selamat, tapi lengannya terancam cacat permanen. Dan pelaku masih berkeliaran malam ini di Surabaya.
HATI-HATI YANG PULANG KERJA MALAM LEWAT JALAN TEUKU UMAR – KARTINI!
Tim Redaksi Investigasi
Billy Pratama Raharjo









