
GIANYAR – Babinsa Desa Guwang Serma Ida Bagus Oka Bisma bersama Bhabinkamtibmas Desa Guwang Aiptu I Nengah Nirka menghadiri upacara Medharma Suaka lan Amet Pinet, yakni prosesi lamaran atau peminangan putri Penjabat (Pj.) Perbekel Desa Guwang, I Nyoman Sarwaedi, S.Sos., M.A.P., Senin (12/10/2026).
Prosesi adat tersebut berlangsung pukul 11.30 hingga 13.30 WITA di kediaman Pj. Perbekel Desa Guwang, Jalan Pandu, Banjar Sakih, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Upacara ini merupakan tahapan awal menuju pernikahan, ketika calon mempelai pria secara resmi datang ke rumah calon mempelai wanita untuk menyampaikan lamaran. Prosesi berlangsung dengan disaksikan kedua orang tua, keluarga besar, serta unsur tokoh adat dan pemerintahan setempat.
Putri Pj. Perbekel Desa Guwang, Ayu Marheni Lestari, menjalani prosesi peminangan bersama calon pasangannya, I Putu Hendra Putrawan. Kegiatan tersebut turut disaksikan Kelihan Dinas dan Kelihan Adat Banjar Sakih, Desa Guwang, serta Kelihan Dinas dan Kelihan Adat Banjar Calo, Desa Pupuan, Tegallalang.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukawati turut hadir, di antaranya Camat Sukawati I Wayan Permadi, S.I.P., M.A.P., bersama Ketua TP PKK Kecamatan Sukawati, Kapolsek Sukawati Kompol I Nyoman Wiranata, S.H., dan Danramil 1616-05/Sukawati Kapten Inf I Made Yudha Kencana.
Hadir pula Forum Perbekel se-Kecamatan Sukawati, Bendesa Desa Adat Guwang I Wayan Astika beserta prajuru, Manggala Saba Desa Adat Guwang I Made Murdana beserta prajuru, Ketua BPD Desa Guwang I Made Adi Seraya, S.H., M.H., CLA, bersama anggota BPD, serta Sekretaris Desa Guwang I Putu Suwendra, S.Kom., beserta staf pemerintahan desa.
Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjalin silaturahmi serta mempererat hubungan dengan masyarakat dan unsur pemerintahan desa. Sinergi tersebut juga mendukung terciptanya suasana yang harmonis dalam pelaksanaan kegiatan adat dan sosial kemasyarakatan.
Seluruh rangkaian upacara Medharma Suaka lan Amet Pinet berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan berakhir.
Melalui kehadiran dalam kegiatan kemasyarakatan, aparat kewilayahan diharapkan terus menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian tradisi dan adat istiadat Bali.








