
TOKYO, JEPANG 16 September 2026 – Langkah berani Polri untuk berubah! Tidak lagi hanya menindak, tapi HADIR DI TENGAH MASYARAKAT. Inilah misi rahasia di balik studi banding ke Negeri Sakura.
DETAIL WAKTU DAN PELAKSANAAN LENGKAP:
WAKTU KEBERANGKATAN: 3 SEPTEMBER 2026 – 11 SEPTEMBER 2026 (9 HARI)
Delegasi resmi diberangkatkan dari Mabes Polri Jakarta pada Rabu, 3 September 2026 dan kembali ke tanah air pada Kamis, 11 September 2026.
JUMLAH PERSONEL: 10 PERSONEL TERPILIH BINMAS POLRI
– Dipimpin oleh Karo Kerma Kementerian/Lembaga Stamaops Polri, Brigjen Pol M. Setyobudi Dwiputro
– Didampingi Kapusdik Binmas Lemdiklat Polri
– 8 personel lainnya adalah anggota Binmas dan Bhabinkamtibmas terbaik dari seluruh Indonesia.
SUMBER DANA: 100% DITANGGUNG PEMERINTAH JEPANG
Kegiatan ini adalah undangan resmi Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA). Jadi TIDAK MENGGUNAKAN UANG APBN SAMA SEKALI. Semua biaya pesawat, hotel, dan akomodasi ditanggung JICA.
FOKUS UTAMA STUDI BANDING – APA ITU KOBAN & CHUZAISHO?
Inilah poin yang dipelajari yang akan diadopsi di Indonesia:
1. SISTEM KOBAN
Pos polisi kecil yang dibangun DI TENGAH PUSAT KERAMAIAN – pasar, stasiun, komplek perumahan. Bukan pos besar yang angker, tapi pos kecil yang ramah. Polisi di Koban tidak menunggu laporan, mereka aktif menyapa warga, hafal nama warga, bahkan hafal masalah warga.
2. SISTEM CHUZAISHO
Ini lebih gila lagi! Pos polisi yang menyatu dengan rumah tinggal polisi. Polisi dan keluarganya tinggal di situ. Jadi polisi 24 jam hidup bersama masyarakat. Anaknya sekolah bareng anak warga. Istrinya arisan bareng warga. Kepercayaan 100% terbentuk.
LOKASI KUNJUNGAN LAPANGAN:
– Tanggal 4-9 September 2026: Observasi langsung ke puluhan Koban dan Chuzaisho di beberapa prefektur di Tokyo dan Osaka. Melihat bagaimana polisi Jepang mencegah kejahatan tanpa senjata, hanya dengan kedekatan.
– Tanggal 10 September 2026: Kunjungan ke Sekolah Kepolisian Tingkat Prefektur Jepang untuk mempelajari sistem pendidikan pembentukan polisi yang disiplin dan humanis.
PERNYATAAN RESMI POLRI – SABTU, 12 SEPTEMBER 2026:
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan di Jakarta:
> “Dalam kegiatan ini, personel Binmas dan Bhabinkamtibmas bertukar informasi dan melihat secara langsung bagaimana kepolisian Jepang menjalankan community policing melalui petugas Koban dan Chuzaisho, khususnya dalam upaya pencegahan kejahatan dan pemeliharaan kamtibmas. Pengalaman ini penting karena Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.”
APA DAMPAKNYA BUAT INDONESIA?
Sepulang dari Jepang 11 September 2026, Polri akan merombak total konsep Bhabinkamtibmas. Sesuai Perpol No. 1 Tahun 2021 tentang Pemolisian Masyarakat, Bhabinkamtibmas ke depan tidak akan lagi hanya datang saat ada masalah, tapi akan meniru Koban: hadir setiap hari, jadi sahabat warga, cegah kejahatan sebelum terjadi.
Ini adalah revolusi dari paradigma REPRESIF menjadi PREVENTIF. Polisi yang lebih dekat, lebih ramah, lebih dipercaya seperti di Jepang.
Nantikan implementasi Koban ala Indonesia di kampung-kampung kita!
Tim Redaksi Investigasi
Billy Pratama Raharjo









