
JAKARTA, 14 September 2026 – Di tengah sulitnya mencari pekerjaan, masyarakat kini dihadapkan pada dua modus kejam yang sama-sama memanfaatkan keputusasaan: Loker Bodong di dunia nyata dan Loker Buzzer di dunia maya. Keduanya viral di TikTok dalam waktu bersamaan dan saling berkaitan.
Video penggerebekan lokasi yang diduga jadi tempat lowongan kerja bodong di Pasar Minggu (07/09/26), Jakarta Selatan, viral di TikTok @inilahcom. Sumber video dari Instagram @badanperwakilannetzen2 – kelompok yang menamakan diri Badan Perwakilan Netizen.
Lokasi yang disorot ada di Jl. Raya Pasar Minggu No. 10B, Jakarta Selatan – di atasnya ada spanduk “KANTOR SELEKSI” dan di bawahnya ada toko Eiger Tropical Adventure.
KRONOLOGI LENGKAP:
1. Digerbek Karena Laporan Penipuan
Beberapa hari lalu, lokasi tersebut digerebek setelah mendapat laporan dari calon pekerja yang merasa ditipu.
Dalam video terdengar jelas teriakan anggota Badan Perwakilan Netizen:
> “Halo kami dari Badan Perwakilan Netizen! Ada orang enggak di sini? Ini penipuan! Polisi sudah datang! Polisi ini dekat kantor kalian loh di sana tempat penipuan!”
Di dalam ruko, terlihat beberapa pria muda duduk di kursi plastik, diduga pihak perusahaan penyalur loker. Di luar ruko terparkir banyak motor.
2. Karyawan Turun Tangan – Suasana Memanas
Setelah digerebek netizen, salah satu karyawan datang dan sempat mengusir. Terlihat seorang pria baju coklat (diduga oknum) dan pria baju putih garis-garis dengan tas selempang (diduga korban) sedang diinterogasi. Suasana sempat tegang.
3. Titik Terang – Ternyata Banyak Korban di Kota Besar
> “Kini, kasusnya menemukan informasi banyaknya kasus serupa di daerah-daerah kota besar di Indonesia.”
Hasil investigasi netizen, tiga calon pekerja yang sebelumnya sudah dimintai uang, beruntung belum ada yang membayar karena tidak membawa uang sebanyak itu. Jika mereka membayar, uangnya bisa hilang.
4. Berakhir di Meja Hukum
> “Keduanya pun sepakat menyelesaikan persoalan ini secara hukum karena sudah menelepon Kepolisian resor terdekat.”
Kasus ini kini dalam pengawasan Polsek Pasar Minggu.
MODUS LOKER BODONG YANG WAJIB DIWASPADAI:
– Korban melamar lewat Facebook / TikTok / Instagram dengan iming-iming gaji besar, kerja admin / staff toko.
– Diminta datang ke “Kantor Seleksi” di Pasar Minggu.
– Sesampainya di sana, diminta membayar uang administrasi / seragam / training sebesar Rp 300 ribu – Rp 1 juta per orang.
– Setelah bayar, tidak ada kejelasan kerja, malah disuruh cari orang lagi (sistem member get member).
BAGIAN 2: LOKER BUZZER – KETIKA CARI KERJA DIARAHKAN JADI TUKANG FITNAH
Bersamaan dengan itu, beredar juga jobdesk dari medsos yang mengarahkan korban untuk “klik link gabung grup WA tentang loker buzzer”. Inilah yang paling berbahaya. Screenshot 3 grup WhatsApp yang diduga grup buzzer bayaran itu viral di TikTok.
Belum ada verifikasi resmi apakah chat ini asli atau editan, namun polanya sangat terstruktur dengan fee yang jelas biasa sudah dilakukan tapi tidak dibayar kan oleh owner dan banyak nya kasus serupa yang marak jadi permintaan berbagai pihak yang ingin menyerang lawan main diranah politik.
BUKTI 1: GRUP “BUZZER CHAOS” – JOB PENYUSUPAN AKSI DPR
Isi chat:
> Penyusupan Aksi PATI Botok CS, 27 Agustus 2026. Titik kumpul: Langsung Menyusup dan buat Chaos 📍 Depan DPR RI
Rincian Fee:
– 3 Orang Orator Bayaran – Fee 250K (Naik mobil komando orasi) – List: Akbar, Dewi Yuri
– 100 Massa Aksi Bayaran – Fee 45K (dresscode almamater kampus masing-masing) & Fee 40K (casual rapih wangi)
Modus: Massa bayaran disuruh pakai almamater biar terlihat seperti mahasiswa asli.
BUKTI 2: GRUP “BUZZER ANTI SAWIT” – PELINTIR ISU PRABOWO KE RUSIA
Intruksi:
> “Sebarkan narasi dari BBC terkait kepergian Presiden Prabowo ke Rusia, bandingkan dengan kondisi Karhutla. Buat publik menjadi emosi dan pancing kemarahan Netizen.”
Fee: 50K per-Postingan. List: Dewi Yuri, Ojie Fawzie, Reihan, Ririn, Markus, Yuri.
BUKTI 3: GRUP “BUZZER ANTI WOWO” SERANG PROGRAM MBG – INI YANG PALING KEJAM
Intruksi:
> “Sebarkan narasi keracunan MBG berastagi, buat isu korban alami amnesia, angkat prestasi korban namun harus hancur karena MBG, serang Program MBG arahkan ke Prabowo.”
MBG adalah Makan Bergizi Gratis. Instruksinya jelas: buat cerita palsu keracunan, buat isu amnesia, hancurkan citra program.
Fee: 100K per-Postingan (Paling mahal). List: Alwi, Fawzie, Aljoe, Bella Puspita, Rifdan Firmansyah, Yuri.
KESIMPULAN POLA BUZZER:
1. Ada job & fee jelas: 40K – 250K
2. Nama berulang: Dewi Yuri, Alwi, Yuri, Fawzie diduga buzzer lintas isu.
3. Tujuan: Buat chaos di aksi nyata, buat emosi di dunia maya, dan sebar hoax.
4. Jam blasting serentak: 1:35 PM dan 3:44 PM
KESIMPULAN REDAKSI: DUA SISI MATA UANG PENIPUAN
Jika Loker Bodong Pasar Minggu menipu uang pencari kerja secara fisik, maka Loker Buzzer menipu idealisme pencari kerja secara digital. Korban yang awalnya butuh kerja, malah direkrut jadi penyebar hoax, perusuh aksi, dan penghancur program pemerintah dengan bayaran 40 ribu.
Kedua modus ini sama-sama kejam karena menyasar orang yang sedang susah.
CATATAN REDAKSI:
Jika kamu pernah mengalami hal serupa di No. 10B Jl. Raya Pasar Minggu atau di daerah kalian, segera lapor ke Polsek Pasar Minggu atau Polres terdekat. Dan jika kamu mendapat tawaran “Klik link gabung grup WA loker buzzer” dengan fee posting, waspada – itu bisa jadi pintu masuk jaringan penyebar informasi menyesatkan yang bisa dipidana UU ITE.
> VIRAL!! Diduga terbongkar grup buzzer bayaran yang diarahkan untuk ikut aksi, memancing emosi publik, serta menyebarkan narasi negatif hingga informasi menyesatkan.









