
Kubu raya patroli 86 com
yang disampaikan dalam aksi damai di halaman Kantor DPRD Kabupaten Kubu Raya, Senin (26/10/2026). Sejumlah persoalan yang disoroti masyarakat meliputi pemadaman listrik, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), rendahnya harga kopra, aktivitas galian C, hingga kenaikan tarif angkutan air.
Menanggapi tuntutan tersebut, Sujiwo menegaskan kenaikan tarif yang tidak memiliki dasar dalam Surat Keputusan (SK) Bupati akan dibatalkan. Namun, ia meminta Pertamina turut mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan BBM yang diduga menjadi salah satu pemicu kenaikan tarif angkutan air.
Menurut Sujiwo, pemerintah daerah memahami kesulitan yang dihadapi masyarakat maupun pihak penyedia jasa angkutan. Sulitnya memperoleh BBM dan tingginya harga ketika pasokan tersedia dinilai menjadi persoalan yang perlu segera ditangani.
“Karena memang tidak masuk dalam SK Bupati, maka tarif itu kita akan batalkan. Tetapi kita menyadari suasana kebatinan, kenapa sampai mereka naikkan tarif itu, karena tadi susah mendapatkan BBM. Kalaupun dapat, mahal,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembatalan tarif perlu diikuti langkah nyata dari Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM dengan harga yang wajar. Dengan demikian, kebijakan tersebut tidak menimbulkan persoalan baru, termasuk potensi mogoknya layanan angkutan yang dapat berdampak terhadap mobilitas masyarakat.
“Saya minta tolong supaya tidak ada masalah sosial. Kemudian masalah kelangkaan BBM, ini juga Pertamina yang mempunyai domennya. Rakyat ini kan tidak butuh apa-apa, yang penting bagaimana BBM itu didapat dengan harga yang wajar,” katanya.
Sujiwo meminta Pertamina segera berkoordinasi dan turun langsung ke lapangan untuk mencari solusi atas persoalan distribusi BBM yang dikeluhkan warga Batu Ampar.
Selain persoalan BBM dan tarif angkutan air, Sujiwo turut menyoroti gangguan pasokan listrik yang kerap terjadi di wilayah Batu Ampar) kaperwil Kalbar Thomas dp)









