
Ketapang ,, patroli 86.com ,, 6 Agustus 2026 – Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, H. Achmad Sholeh, ST., M.Sos., bersama Ketua DPC Hiswana Migas Kabupaten Ketapang, Riza Fauzan, meninjau langsung kondisi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Ketapang, Kamis.
Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang sebelumnya digelar DPRD Kabupaten Ketapang bersama Pemerintah Daerah, Pertamina, Hiswana Migas, aparat penegak hukum, dan pengelola SPBU untuk membahas penanganan antrean serta pendistribusian BBM di Kabupaten Ketapang.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD didampingi anggota DPRD Kabupaten Ketapang, yakni Eri Setiawan, Mia Gayatri, Nasdiansyah, dan M. Puadi. Rombongan meninjau langsung pelayanan di beberapa SPBU sekaligus berdialog dengan pengelola guna memastikan distribusi BBM berjalan sesuai hasil koordinasi yang telah disepakati bersama.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, antrean kendaraan di sejumlah SPBU dalam wilayah Kota Ketapang terlihat jauh lebih lancar dan tertib dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan adanya perbaikan dalam pengaturan distribusi BBM sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih baik.
Sebagai bagian dari upaya pemerataan distribusi, diterapkan penjatahan BBM bersubsidi, yakni maksimal 3 liter untuk kendaraan roda dua dan 20 liter untuk kendaraan roda empat. Langkah ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus mengurangi antrean panjang di SPBU.
Ketua DPRD H. Achmad Sholeh mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang telah bergerak cepat menindaklanjuti hasil rapat koordinasi. Menurutnya, kondisi antrean yang mulai terurai merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Daerah, Pertamina, Hiswana Migas, aparat penegak hukum, serta para pengelola SPBU.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi agar distribusi BBM tetap berjalan lancar, tepat sasaran, serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Ketapang,” ujar H. Achmad Sholeh.
DPRD Kabupaten Ketapang berharap kondisi distribusi BBM yang mulai membaik ini dapat terus dipertahankan melalui koordinasi dan pengawasan bersama, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan antrean panjang di SPBU tidak kembali terjadi.
Humas DPRD Ketapang) kaperwil Kalbar Thomas dp)






